Sabtu, 10 Mei 2014

Ekuel

Setiapnya kita terwujud untuk khusus tuju-baktinya untuk siapa.

Tapi, penghabisannya tetap untuk sembah Dia.

Dan satu lagi, biar bezanya warna kulit kita, warna mata kita, bangsa kita, agama kita, pegangan politik kita, kita tetap saja sama.

Ya, sama macam kau juga. Bakal mati bila-bila.

Tergantung.

1 ulasan:

Nadia Stav berkata...

Tiada wujudnya kita hanya untuk siapa. Baktinya hanya pada-Nya dan keluarga.Jangan pernah lelah menyembah Dia. Jangan pernah lelah meminta, dengan izin-Nya.:)